Ciri-ciri Negara Berkembang: Kenali Lebih Jauh Artinya

  • Whatsapp

Kita sering mendengar kata ‘Negara Berkebang’ yang disematkan pada Indonesia. Negara Berkembang adalah istilah yang diperuntukan untuk mengelompokkan kesejahteraan atau perekonomian negara-negara yang ada di dunia. Menurut World Trade Organization (WTO) organisasi yang bergerak dibidang pedagangan internasional, negara berkembang adalah istilah atau sebutan apabila ekonomi dan kesejahteraan rakyatnya masih mengalami kesulitan. Istilah negara berkembang digunakan WTO untuk mempermudah mereka dalam membantu produsen barang, jasa, eksportir, dan importir dari bisnis yang mereka jalankan. Namun dalam hal ini, negara itu sendiri lah yang mengungkapkan status negara mereka apakah termasuk negara maju atau negara berkembang. Negara berkembang memiliki peran aktif dalam membangun ekonomi global dimana perdagangan merupakan alat penting dari upaya pembangunan negara.

Read More

Dilansir dari laman Fortune Indonesia: Berita Ekonomi Terbaru, ada beberapa ciri-ciri negara berkembang yang termasuk dalam daftar seperti berikut ini:

1. Tingkat Pendapatan Perkapita Rendah

Suatu negara akan disebut maju jika rata-rata perkapita nya tinggi. Namun untuk kasus negara berkembang. Pendapatan perkapita ini memiliki peran penting terhadap kesejahteraan masyarakatnya. Apabila negara tersebut memiliki nilai rendah dalam pendapatan perkapita maka negara tersebut disebut negara berkembang.

2. Tingginya angka kelahiran

Negara berkembang juga diukur dari tingginya angka kelahiran dikarenakan kurangnya sosialisasi terhadap Keluarga Berencana (KB) yang dapat menyebabkan lonjaknya kebutuhan yang harus dicukupi. Penyebabnya tidak lain diantaranya pernikahan dini, rendahnya tingkat Pendidikan, kurangnya sosialisasi tentang keluarga berencana, dan sebagiannya.

3. Tingkat Korupsi Tinggi

Permasalahan korupsi juga dapat menjadi faktor lainnya dalam memperlambat laju kembangnya perekonomian suatu negara. Tingkat korupsi di negara berkembang cengerung tinggi yang mengakibatkan berdampak buru pada perekonomian negara.

4. Impor Lebih Besar Daripada Ekspor

Suatu negara disebut negara berkembang apabila masih melakukan impor yang lebih besar dibandingan ekspor. Karena negara tersebut akan mengeluarkan banyak biaya yang berimbas pada kesejahteraan perekonomian masyarakat. Hal ini juga dikarenakan kurangnya kemajuan teknologi dan pemanfaatan sumber daya alam yang belum optimal sehingga tidak bisa menggunakan barang tersebut untuk di ekspor.

5. Penduduk Kurang Disiplin

Dalam kehidupan sehari-hari misalnya, masih banyak ditemui masyarakat yang melanggar aturan-aturan sehingga hal tersebut mempengaruhi pola piker dan mental masyarakat agar menjadi negara yang maju.

6. Jumlah Pengangguran Tinggi

Negara berkembang juga memiliki ciri-ciri pengangguran yang tinggi karena banyaknya angka kelahiran membuat persaingan di dunia kerja cukup tinggi sehingga lapangan pekerjaan pun juga terbatas.

7. Tingkat Pendidikan Yang Rendah

Faktor tingkat Pendidikan yang rendah dapat mempengaruhi pendapatan perkapita dikarenakan kurangnya ilmu yang dimiliki oleh seseornag untuk berada di ranah pekerjaan tersebut.

8. Rendahnya Tekonologi dan Penguasan IPTEK Minim

Akibatnya berimbas pada perkembangan teknologi yang memajukan suatu negara untuk berinovasi. Minimnya penguasaan IPTEK juga mempengaruhi lambatnya perkembangan teknolgi suatu negara.

Dilansir dari Fortune Indonesia, berikut ini daftar Negara Berkembang di Dunia:

1. Benua Eropa

Azerbaijan, Bulgaria, Belarus, Georgia, Kroasia, Kosovo, Lithuania, Makedonia, Ukraina, Moldova, Romania, Serbia, Turki.

2. Benua Afrika

Mesir, Djibouti, Libya, Maroko, Sudan, Mauritania, Angola, Tunisia, Sudan Selatan, Cape Verde, Kamerun, Burundi, Komoro, Republik Afrika Tengah, Ethiopia, Gabon, Ghana, Gambia.

3. Benua Amerika

Argentina, Barbados, Belize, Chili, Brazil, Dominika, Costa Rica, Ekuador, El Salvador, Honduras, Jamaika, Panama, Paraguay, Meksiko, Uruguay, Ekuador, Venezuela.

4. Benua Asia

Bhutan, Kazakhstan, Mongolia, Armenia, Afghanistan, Bangladesh, Brunei, Kamboja, Tiongkok, India, Korea Utara, Indonesia, Myanmar, Nepal, Papua Nugini, Palestina.

5. Benua Australia dan Oceania

Federasi Mikronesia, Nauru, Samoa, Solomon, Tonga, Tuvalu, Kepulauan Marshal, Vanuatu.

Sumber tambahan:

https://www.fortuneidn.com/business/desy/arti-dan-ciri-ciri-negara-berkembang

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *