Memahami Biaya Akuisisi Pada Asuransi

Selain menabung, investasi merupakan salah satu pilihan yang patut dicoba sebagai persiapan untuk bekal di masa depan. Namun, tidak hanya untuk masa depan, tapi biaya kesehatan juga harus dipersiapkan. Untuk itu, Anda memerlukan asuransi yang dapat meng-cover itu semua. Misalnya, asuransi jiwa investasi yang di dalamnya sudah termasuk proteksi diri dan investasi. Satu paket yang lengkap untuk Anda yang ingin mempersiapkan masa depan dengan matang.

Read More

Jika Anda memilih asuransi tersebut, Anda perlu memperhatikan biaya yang akan dikeluarkan. Salah satunya biaya akuisisi. Biaya akuisisi merupakan biaya yang dibebankan kepada nasabah saat membeli polis asuransi jiwa. Umumnya, biaya ini untuk kegiatan operasional perusahaan dan juga komisi agen. Nantinya, biaya akuisisi ini dipotong dari premi yang Anda bayarkan dengan contoh gambaran penjabaran; tahun pertama biaya premi digunakan 100% untuk biaya akuisisi, tahun ke-2 dipotong 60%, sedangkan tahun ke-3 sampai dengan tahun ke-5 dipotong 15%. Pemotongan ini akan berhenti pada tahun ke-6.

Seperti yang sudah dijelaskan, biaya akuisisi dipotong dari premi yang Anda bayarkan secara berkala sehingga besarannya sendiri tergantung pada seberapa besar nilai premi Anda. Namun, Anda tidak perlu khawatir dengan pemotongan tersebut. Sebab, pemotongan biaya akuisisi biasanya hanya sampai pada tahun ke-5 saja dan cenderung menurun. Namun demikian, setiap perusahaan asuransi biasanya menerapkan persentase yang berbeda-beda untuk biaya akuisisi. Jika Anda perlu penjabaran lebih lanjut, tanyakanlah kepada pihak asuransi serinci mungkin untuk mencegah perbedaan pemahaman.

Lantas, bagaimana dengan nilai investasi di dalamnya? Pada 5 tahun pertama, premi yang dibayarkan tidak langsung dimasukan ke dalam investasi karena adanya biaya akuisisi. Setelah melewati tahun ke-5 baru terlihat nilai investasinya. Oleh sebab itu, jenis asuransi satu ini cocok untuk Anda yang memang ingin mengambil keuntungan di atas 6 tahun. Biasanya, agen asuransi tidak menyarankan untuk mengambil hasil investasi dalam 3 tahun pertama karena adanya skema biaya akuisisi ini.

Perihal biaya asuransi pada 5 tahun pertama tidak perlu Anda khawatirkan. Sebab, Anda tetap dapat menikmati manfaat penanggungan asuransi. Bagaimana cara kerjanya? Biaya asuransi Anda dibayarkan terlebih dahulu oleh pihak perusahaan asuransi. Setelah premi Anda dipotong untuk biaya akuisisi, selanjutnya premi yang diinvestasikan akan dipotong pula untuk menutupi biaya asuransi Anda yang awalnya dibayarkan oleh pihak asuransi. Itu sebabnya nilai polis relatif kecil. Namun, bukan berarti nilai premi Anda akan bertambah.

Asuransi dengan segudang keuntungannya sangat berguna sebagai proteksi diri untuk Anda dan keluarga. Apalagi, ditambah dengan adanya jenis asuransi yang menggabungkan antara asuransi dan investasi. Bukan hanya proteksi diri, tapi juga mempersiapkan hari tua Anda. Semoga artikel ini dapat menambah pemahaman Anda, ya!

Related posts